Gunung Lorokan: Solusi Bagi Si Penasaran, Bagaimana Rasanya Mendaki

author Seno

- Pewarta

Senin, 12 Sep 2022 13:29 WIB

Gunung Lorokan: Solusi Bagi Si Penasaran, Bagaimana Rasanya Mendaki

i

Screenshot_20220912-061919_Docs

Optika.id - Kegiatan mendaki atau hiking merupakan salah satu kegiatan outdoor yang digemari oleh berbagai kalangan. Apalagi sejak meledaknya virus hiking di media sosial yang dengan mudah meracuni penikmatnya. Dulunya kegiatan mendaki merupakan kegiatan yang terkenal ekstrem nan berbahaya. Dengan berbagai resiko serta keterampilan mendaki gunung menjadi kegiatan outdoor yang bukan sembarangan.

Gunung Lorokan merupakan sebuah bukit dengan puncak berketinggian 1100 mdpl. Pintu masuk pendakian ini berada di Pacet, Mojokerto. Pintu masuknya pun tidak jauh dari jalan utama, sehingga bukit ini menjadi rekomendasi bagi orang yang ingin baru mendaki namun tidak dengan teritorial yang sulit. Ditambah lagi dengan fasilitas yang memudahkan kebutuhan para pengunjung yang sudah mendukung.

Baca Juga: PBAK Offline: Mahasiswa Baru UINSA 2022 Kobarkan Semangat Kebersamaan

Pada Minggu (11/9/2022) saat foto di atas diambil, terpantau banyak pendaki yang mengunjungi bukit ini. Bukan hanya dari kalangan anak muda atau orang yang biasa berparas pegiat alam. Dari anak kecil yang dibawa oleh orang tuanya sampai rombongan satu keluarga kecil pada saat itu terpantau ada di tempat tersebut.

Bagaimana tidak dikatakan direkomendasikan untuk dipijaki pendaki, selain fasilitas yang lengkap seperti mushola, kamar mandi, serta cafe yang berada di pos 1 perjalanan yang ditempuh dengan tempo santai bisa ditempuh dengan kurang dari 30 menit sudah sampai puncak. Dengan jalur yang sudah tertata juga menjadikan salah satu destinasi ini ramah untuk segala kalangan yang ingin menjajal rasanya mendaki.

[caption id="attachment_40042" align="aligncenter" width="976"] Foto area air terjun jalur Gunung Lorokan (Febry)[/caption]

Baca Juga: Bangkitkan Perekonomian, Warga Antusias Hadiri Pasar Rakyat Trenggalek

Tidak hanya sampai di situ, saat perjalanan kembali ke basecamp kita bisa menikmati air terjun yang ada di area jalur pendakian. Memang sesuatu yang langka, air terjun menjadi bonus dalam perjalanan pendakian. Namun seperti itu yang ada pada jalur ini ketika hendak ingin pulang kita bisa merasakan sejenak bermain air di area air terjun yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis: Febry Bayu Listianto

Editor: Pahlevi

Editor : Pahlevi

BERITA TERBARU